Hantaran Pernikahan

By | October 12, 2017

Salah satu rentetan aktivitas sebelum Hajat kawinan ialah seserahan. Acara ini melibatkan dua orang tua dan saudara dari pasangan yang akan menikah. Di tahap ini kebanyakan dijalankan dengan mempersiapkan benda benda yang selanjutnya diberikan dari pihak laki laki ke keluarga wanita

Yang biasanya ditenteng saat acara lamaran untuk adat Jawa

Panganan tradisional berupa wajik, jenang, jadah, serta kue lapis, merupakan makanan-makanan yang dibuat dari ketan. Jajanan dari Budaya Leluhu tersebut merupakan sebagai pertanda kedekatan. Sesuai akan jenis kue-kue itu yang lengket 1 sama lain, mengartikan harapan cinta kedua sejoli juga senantiasa terus langgeng layaknya jajanan yang dibawa.

Daun Suruh ayu.

Suruh maupundaun sirih secara simbolis merupakan harapan supaya dua calon mempelai diliputi kesenangan kemudian kelancaran saat menjalankan kehidupan rumah tangga. Tidak ada ketetapan banyaknya daun sirih yang diharuskan diikutkan dalam bingkisan seserahan dan begitu juga dengan jenisnya. Ada yang menatanya dengan digulung tiap lembarnya, tetapi ada juga yang menatanya dengan metode yang sederhana saja.

Peralatan make up.

Sudah pasti, seserahan yang 1 ini dikhususkan buat calon mempelai wanita yang bermakna keindahan serta kecantikan. Pemberian peralatan make up ini diartikan sebagai bentuk perhatian dan penghargaan pasangan pria terhadap kecantikan mempelai wanita. Serta diharapkan, pasangan wanita bisa selalu tampil cantik di muka suaminya selama mengarungi mahligai pernikahan.
Alas kaki. Alas kaki seperti sendal, selop, serta sepatu biasanya pula harus disertakan di dalam acara seserahan. Bingkisan ini bermakna, calon pembelai wanita dan pria sudah bersedia menapaki kehidupan rumah tangga serta bersedia menjalaninya bersama-sama.
Buah-buahan. Bermacam macam buah-buahan seperti buah anggur, apel, pisang sampai jeruk yaitu simbol kasih sayang selanjutnya bentuk kesuburan. Makna memberikan buah-buahan adalah keinginan semoga cinta dan kasih sayang antara kedua pasangan terus tumbuh serta segar seperti buah-buahan ini.

Pakaian.

Umumnya, beragam bentuk pilihan pakaian untuk penyerahan adat Jawa antara lain: kain batik, selendang, maupun bisa pun berbentuk beragam pakaian wanita lainnya buat (untuk mempelai wanita). Beberapa orang malahan menyertakan perlengkapan sholat contohnya mukena atau sejadah. Tujuan dalam pemberian pakaian ini sebagai simbol ketika menjalankan kehidupan ikatan hubungungan keluarga, sepasang suami istri ini bisa menyelesaikan kendala dengan baik. Selanjutnya diharapkan tiap ada perkara, salah 1 pihak gak akan menceritakan problem yang pasangan baru tersebut sedang sedang lalui ke teman teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *